Lagi lagi Wakil rakyat
Pemilu tinggal 36 hari lagi, dan pada tanggal 9 april nanti akan dilaksanakan pesta akbar demokrasi bagi masyarakat indonesia yang dilaksanakan setiap lima tahun sekali. Tapi aku sering bertanya (hanya dalam hati), benarkah pesta itu untuk masyarakat indonesia secara luas? dan benarkah setelah pesta tersebut usai maka semuanya akan selesai?, selesai disini maksudnya adalah, selesai sudah tanggung jawab pemerintah bagi keberlangsungan demokrasi di negeri ini, selesai bagi para wakil-wakil rakyat yang memenangi perwakilan dari rakyat untuk duduk di kursi parlemen. HARUSNYA TIDAK!! Tapi kenyataan yang kita terima adalah setelah duduk, para anjing-anjing wakil rakyat ini hanya sibuk ngurusin keluarga, ngurusin istri yang suka belanja, ngurusin anak yang suka ngabisin uang bapaknya, ngurusin wanita2 simpanannya, ngurusin partainya, ngurusin proyek2 pemerintah yang kalo bisa tendernya di dapat sodaranya, ngurusin modal yang belum balik, dan ngurusin-ngurusin yang lain, yang sama sekali gak ada kepentingannya buat masyarakat banyak, buat masyarakat kecil.
Hari ini kita melihat satu lagi anggota DPR yang ditangkap tangan oleh KPK, Abdul Jamal anggota DPRRI KomisiV, dari PAN, ini menambah daftar panjang wakil-wakil rakyat ini yang bermasalah, Abdul Jamal tertangkap tangan bersama seorang staf dari departemen perhubungan, dan dari tangan mereka juga disita barang bukti sebesar Rp. 54 juta dan US$ 90 ribu (Wah ini angka yang melebihi penjualan jackbook.com, he he he). Kalo mo baca lengkapnya disini aja http://public.kompasiana.com/2009/03/03/anggota-dpr-lagi-lagi-ditangkap-kpk/.
Inilah gambaran wakil2 kita yang duduk di parlemen, tentu ini akan membuat masyarakat syok, siapa yang mo dipilih? kalo sudah terpilih nanti bukannya mereka mikirin bangsa ini, eh malah sibuk memperkaya diri dengan menghisap darah kita, mereka itu kan tugasnya buat undang2 dan peraturan negeri ini, yang tujuannya tentu untuk kemajuan bangsa dan tentu akan berimbas bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat kecil.
Ah, sudahlah biarlah Tuhan menghukum mereka, toh aku, kamu dan mereka semua yang merupakan masyarakat kecil tak bisa berbuat apa2 untuk ini, sempat terpikir olehku untuk tidak nyoblos (GOLPUT) pada pemilu nanti, tapi ternyata golputpun kita tidak akan menghambat kesempatan mereka untuk memperoleh kursi, ya itu karena berepapun suara yang masuk, maka akan dibagi buat mereka. Kita nyoblos aja suaranya bisa ilang atau berubah, apalagi gak nyoblos! Hal terbaik yang kita lakukan sepertinya hanyalah berdoa semoga para wakil rakyat yang akan terpilih bulan april nanti bisa berbuat lebih baik lagi bangsa ini. Mudah-mudahan di pemilu nanti akan tercipta pemilu damai, dan para caleg2 itu tidak gontok2an dalam memperebutkan kursi buat mewakili kita, semoga akan tercipta “kampanye damai pemilu indonesia 2009“.
Tulisan ini bagian dari keinginanku yang mencoba ikutan bertarung dalam kontes seo “kampanye damai pemilu indonesia 2009“, memang aku masih ijo dalam hal seo, paling tidak ini akan jadi modal pembelajaran bagiku, biar kalah ntar yang penting jadi punya motivasi untuk belajar, walau dengan tehnik asal ceploq….he he he dukung aku ya?
Popularity: 1% [?]

[...] karena sedang ngikuti kompetisi seo “kampanye damai pemilu indonesia 2009” jadi semua tool yang ada hubungan dengan seo terpaksa dilalap abis. he he belajar [...]